Latest Post


BATANG
KAPAS – Kabar membanggakan datang dari UPT SMPN 1 Batang Kapas. Empat siswa berprestasi dari sekolah ini resmi terpilih untuk mewakili daerah dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) SMP/MTs/Sederajat tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada 23 Juli 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Keempat perwakilan terbaik tersebut adalah Siti Arissa Nurdianto dan Nazwa Nalaysia yang akan bertanding pada cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta Mohd. Rayhan dan Alya Adtrita Cildetra yang akan mengadu kemampuan di cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dalam pernyataan kesiapan mereka, para siswa menyampaikan tekad yang kuat untuk tampil sebaik-baiknya dengan selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran dan sportivitas sebagai landasan utama dalam berkompetisi.

Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Batang Kapas, Roni Sukri, S.Pd., menyampaikan rasa bangganya yang mendalam atas pencapaian para siswa. “Ini adalah kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar UPT SMPN 1 Batang Kapas. Keberhasilan mereka melangkah ke tingkat provinsi bukan hanya hasil kerja keras siswa saja, melainkan buah dari kerjasama yang erat antara guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah dalam mendukung potensi yang dimiliki anak-anak,” ujar Roni Sukri.

Lebih lanjut, ia berharap keempat siswa dapat membawa nama baik sekolah dan daerah, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk menambah pengalaman, wawasan, dan mengasah kemampuan diri. “Saya berpesan agar kalian tetap tenang, percaya diri, dan yang paling penting tetaplah jujur dalam setiap langkah kalian. Seperti semboyan yang kita pegang, ‘Jujur Itu Juara!’ Prestasi yang diraih dengan kejujuran akan menjadi kemenangan yang sesungguhnya dan abadi. Apapun hasil yang nanti didapat, kalian sudah menjadi pemenang bagi kami semua,” tambahnya dengan penuh harapan.

Persiapan yang matang telah dilakukan oleh para siswa bersama pembimbing sekolah dalam waktu yang cukup lama. Dukungan moril maupun materi terus diberikan agar mereka dapat tampil maksimal di ajang tingkat provinsi nanti. Seluruh warga sekolah, komite, dan masyarakat luas turut mendoakan dan memberikan dukungan penuh agar keempat siswa dapat meraih hasil terbaik dan melaju ke tingkat selanjutnya demi mengharumkan nama Batang Kapas di kancah pendidikan nasional.


Rusdi Chandra

---


Sumbar
– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menghadiri rangkaian kegiatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 yang dipusatkan di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S.T., M.M., serta dihadiri jajaran TNI AU, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah pejabat di Sumatera Barat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Wakasau di Ruang VVIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kemudian dilanjutkan menuju Lanud Sutan Sjahrir. Selanjutnya, Wakasau memimpin peninjauan sejumlah kegiatan dalam rangka Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, meliputi bakti kesehatan, bakti sosial, dan renovasi fasilitas umum sebagai wujud pengabdian TNI AU kepada masyarakat.

Kehadiran Kapolda Sumbar dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., mengatakan bahwa Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 menjadi momentum untuk semakin mempererat soliditas dan kolaborasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Momentum Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 ini semakin mempererat sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung setiap program pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi modal penting untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.

Melalui momentum Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga sehingga berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.


pasamanbarat.sumbar.polri.go.id
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana kejahatan selama pelaksanaan Operasi Sikat Singgalang 2026 yang digelar selama 14 hari.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr..K mengatakan, Operasi Sikat Singgalang 2026 berlangsung mulai 25 Juni hingga 8 Juli 2026. 

Operasi tersebut difokuskan pada penindakan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

"Operasi Sikat Singgalang 2026 dilaksanakan selama 14 hari dengan sasaran utama tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata di ruang kerjanya Kamis (23/7/2026). 

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan operasi, Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat.

Dari total pengungkapan tersebut, sebanyak empat kasus merupakan Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, petugas juga berhasil mengungkap tiga kasus lainnya di luar target operasi, sehingga total capaian pengungkapan selama Operasi Sikat Singgalang 2026 mencapai tujuh kasus.

"Empat kasus yang berhasil diungkap merupakan Target Operasi, sedangkan tiga kasus lainnya merupakan pengungkapan non Target Operasi yang berhasil diungkap selama pelaksanaan operasi," jelasnya.

Dalam pengungkapan tersebut, Satreskrim Polres Pasaman Barat juga berhasil mengamankan sembilan orang pelaku yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana, masing-masing berinisial AF (29), RF (30), AU (27), HS (23), SA (26), RJ (24), AG (18), MF (21), dan IR (21).

Selain mengamankan para pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan yang selanjutnya diamankan di Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing serta terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkan melalui layanan Kepolisian 110 atau menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, maupun langsung ke Polres Pasaman Barat. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya.

 (HumasResPasbar)


pasamanbarat.sumbar.polri.go.id
– BA alias Buyung Puleh (31), warga Sungai Paku, Jorong IV Koto, Nagari IV Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, terpaksa harus merasakan dinginnya jeruji besi di sel tahanan Polsek Kinali. Pria tersebut diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah rumah milik warga.

Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kinali berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/29/VI/2026/SPKT/Polsek Kinali/Res Pasbar/Sumbar, tanggal 2 Juni 2026.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, menjelaskan bahwa terduga pelaku berhasil diamankan pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, tim berhasil menemukan terduga pelaku yang sedang tertidur di sebuah pondok di kawasan Sungai Paku, Jorong Ampek Koto, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.

“Pada saat akan diamankan, terduga pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan yang dipimpin oleh Ipda Edo Perdana, pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mako Polsek Kinali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKP Feri.

Menurut Kapolsek, BA alias Buyung Puleh merupakan salah satu Target Operasi (TO) dalam Operasi Sikat 2026. Terduga pelaku disebut cukup sulit ditangkap lantaran kerap berpindah tempat dan bersembunyi untuk menghindari kejaran petugas.

“Terduga pelaku ini merupakan TO Operasi Sikat 2026 yang lalu. Yang bersangkutan cukup licin dan sering bersembunyi dari kejaran petugas. Kami juga masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam sejumlah tindak pidana lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di rumah milik Azri Handoko yang terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, di kawasan Palak Cino, Jorong Ampek Koto, Nagari IV Koto, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat dinding kayu hingga naik ke bagian rangka atap rumah. Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil menggasak satu unit tangki semprot elektrik dan satu unit mesin potong kayu atau chainsaw.

“Setelah mengambil barang milik korban, pelaku kemudian keluar melalui pintu dapur yang berada di bagian belakang rumah,” terang AKP Feri.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kinali setelah mendapatkan informasi mengenai barang yang diduga hasil curian dan dijual kepada salah seorang warga. Warga tersebut merasa curiga lantaran barang yang ditawarkan dengan harga relatif murah, sehingga informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Tidak hanya itu, saat ini penyidik Polsek Kinali juga masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus pencurian telepon seluler yang terjadi di kawasan Palak Cino, Jorong Ampek Koto, Nagari IV Koto. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan korban.

“Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam perkara lainnya. Kami masih meminta keterangan dari para saksi maupun korban untuk mengungkap secara terang perkara tersebut,” ujar Kapolsek.

Penangkapan Buyung Puleh mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga menuturkan bahwa terduga pelaku kerap membuat keresahan dan diduga pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap warga lainnya. Dengan diamankannya terduga pelaku, masyarakat berharap situasi keamanan di wilayah IV Koto Kinali semakin kondusif.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi juga memperoleh informasi bahwa uang hasil penjualan barang yang diduga hasil curian tersebut digunakan terduga pelaku untuk membeli narkotika, bermain judi online, serta membeli minuman keras.

“Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas AKP Feri.

Saat ini, BA alias Buyung Puleh telah diamankan di Mapolsek Kinali dan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana lainnya. 

 (HumasResPasbar)


pasamanbarat.sumbar.polri.go.id
– Tim Kalong Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil menangkap seorang pria berinisial AS (49), yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap korban Erlina (45), pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan KKN, Jorong Kampung Pasir, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/62/III/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat tanggal 6 Maret 2026.

“Tim kami berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan saat hendak mempersiapkan barang dagangannya untuk berjualan sate di Jalan Patuan Anggi Nomor 97 Suka Damei, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara,” ujar Kasat Reskrim di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).

Ia menerangkan, usai kejadian tersebut pelaku melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO. Sejak saat itu, tim Kalong yang dipimpin Ipda Algino Ganaro terus melakukan penyelidikan yang intensif guna mencari keberadaan pelaku.

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB tim Kalong berhasil menangkap pelaku AS yang sudah empat bulan menjadi buronan jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat,” jelasnya.

Setelah diamankan, terduga pelaku langsung digiring ke Polres Pasaman Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari hasil interogasi awal, kekerasan tersebut diduga dipicu pertengkaran rumah tangga karena pelaku merasa curiga terhadap korban yang diduga berselingkuh dengan laki-laki lain, hal ini berdasarkan keterangan dari anak kandung korban dan pelaku.

Sebelum kejadian tragis tersebut, anak korban yang bernama Yamil Fauzi mengambil dandang pemasak ketupat di rumah pelaku yang berada di Batang Haluan untuk dibawa ke rumah korban di Jalan KKN. Atas kejadian itu, pelaku kemudian mendatangi korban bersama anaknya, Sonia Saputri.

Namun setibanya di tempat kejadian perkara, korban justru mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dari pelaku dan anaknya, Yamil Fauzi. Diduga diliputi emosi, pelaku kemudian melayangkan senjata tajam jenis parang ke arah dahi dan punggung korban.

Mendengar keributan tersebut, warga sekitar langsung berupaya melerai. Karena takut diamuk massa, pelaku melarikan diri ke arah Sungai Batang Haluan dan menuju kebun sawit. Selama 14 hari, pelaku bersembunyi di kebun sawit milik warga.

“Agar keberadaannya tidak terendus petugas, pelaku kerap berpindah-pindah lokasi. Ia sempat berada di Kecamatan Andilan, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumbar, kemudian berjualan sate di Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumut, dan terakhir di Pematang Siantar,” ungkap Kasat Reskrim.

Saat ini, penyidik dari Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat masih mendalami perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif pelaku yang tega membacok istrinya sendiri.

Atas perbuatannya, pelaku AS terancam pidana penjara paling lama 10 tahun, sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. 

(HumasResPasbar)


Sumbar
— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kegiatan Safari Subuh melalui program Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Muhsinin, Selasa (21/7/2026). 

Kegiatan ibadah pagi ini dilanjutkan dengan agenda "Ngopi Subuh" bersama Sahabat-Sahabat Kapolda dari jamaah mesjid setempat dalam suasana penuh keakraban.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar tersebut disambut hangat oleh pengurus masjid serta jemaah yang hadir sejak dini hari. 

Pelaksanaan shalat subuh berjamaah ini menjadi momentum strategis bagi kepolisian untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga seputar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa program gerakan subuh berjamaah dan ngopi subuh merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat di Ranah Minang.

"Kegiatan ini bukan sekadar sarana peningkatan iman dan takwa melalui ibadah berjamaah, melainkan bentuk cooling system serta wadah komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Menurutnya, melalui program "Ngopi Subuh", Kapolda Sumbar ingin meruntuhkan sekat formal antara aparat penegak hukum dan warga. Diskusi santai yang dibalut dengan secangkir kopi hangat dinilai sangat efektif untuk menyerap masukan, kritik, serta saran demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Sumatera Barat.

"Melalui silaturahmi yang terbangun lewat Ngopi Subuh ini, Bapak Kapolda berharap sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif tentu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan aktif serta partisipasi dari seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan dialog antara Kapolda Sumbar dan para jemaah serta warga sekitar. Suasana kebersamaan terlihat kental tatkala Kapolda berbaur duduk bersama jamaah, mencerminkan kedekatan Polri yang senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.


Jakarta
, - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Investigasi Negara (LIN) secara resmi mengesahkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIN Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari langkah penguatan organisasi di tingkat daerah.

Dalam keputusan yang ditetapkan DPP LIN, Mayor (Purn) Syamsir Boerhan dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPD LIN Provinsi Sumatera Barat, sementara Ismail Novendra, S.H ditunjuk sebagai Sekretaris Daerah DPD LIN Provinsi Sumatera Barat.

Penetapan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi dan konsolidasi organisasi yang dilakukan secara menyeluruh guna menghadirkan kepemimpinan yang dinilai mampu membawa DPD LIN Sumatera Barat semakin solid, profesional, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Ketua Umum DPP LIN: Rapikan Barisan dan Jalankan Amanah Organisasi

Ketua Umum DPP LIN, Robi Irawan Wiratmoko yang akrab disapa Gus Robi, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru serta memberikan arahan agar kepengurusan DPD LIN Sumatera Barat segera bekerja menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat bertugas. Pesan saya hanya satu, rapikan barisan dan jalankan amanah LIN untuk negeri. Jaga integritas, turun ke rakyat, dan jadilah garda terdepan kontrol sosial yang santun namun tetap tegas,” ujar Gus Robi.

Lebih lanjut, Ketua Umum DPP LIN juga menginstruksikan agar kepengurusan baru segera menyusun program kerja 100 hari pertama yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat.

Program tersebut diharapkan mencakup pengawasan penggunaan dana desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, pendampingan hukum bagi masyarakat kurang mampu, hingga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Profil Singkat Pengurus Baru

Mayor (Purn) Syamsir Boerhan dikenal sebagai sosok purnawirawan TNI yang memiliki pengalaman panjang dalam kepemimpinan, pembinaan organisasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam membangun organisasi LIN yang semakin profesional di Sumatera Barat.

Sementara itu, Ismail Novendra, S.H merupakan Advokat dan praktisi hukum yang diharapkan mampu memperkuat aspek legalitas, advokasi, administrasi organisasi, sekaligus memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat melalui program-program DPD LIN Sumatera Barat. Selain itu, Ismail Novendra yang disapa Raja Tega juga merupakan sosok jurnalis yang dikenal vokal terkait pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Siap Bangun Organisasi dan Layani Masyarakat

Menanggapi amanah yang diberikan DPP LIN, Mayor (Purn) Syamsir Boerhan menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat.

“Ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami siap merapatkan barisan, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat. Kehadiran LIN di Sumatera Barat harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi dalam mengawal kepentingan rakyat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ismail Novendra, S.H menegaskan bahwa dirinya akan segera melakukan penataan administrasi organisasi sekaligus memperkuat koordinasi internal.

Raja Tega juga mengungkapkan rencana pembentukan posko pengaduan masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat sebagai wadah penyampaian aspirasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan dan tanpa berbayar.

Pelantikan Dalam Waktu Dekat

Sebagai tindak lanjut dari pengesahan kepengurusan, DPP LIN bersama jajaran DPD Sumatera Barat berencana menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus periode baru dalam waktu dekat di Kota Padang.

Momentum tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan DPD LIN Sumatera Barat dengan semangat baru untuk memperkuat fungsi kontrol sosial, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DPD LIN Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah serta menegakkan nilai-nilai keadilan sesuai visi organisasi. (Rel)


AGAM
– Kapolsek Lubuk Basung, Polres Agam, IPTU Yuli Dekri, SH., MH., menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan insan pers. Hal itu terlihat saat beliau menyambut hangat kedatangan awak media online ALISYAnews, Gagak Hitam.86, dan Trimatra News di Mapolsek Lubuk Basung. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut sebagai bentuk sinergi antara Polri dan media dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

Kedatangan para awak media disambut langsung oleh IPTU Yuli Dekri beserta jajaran. Sambutan yang ramah dan penuh rasa hormat mencerminkan keterbukaan Polri terhadap media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan itu, IPTU Yuli Dekri memperlakukan para awak media sebagai tamu istimewa. Sikap bersahabat dan komunikasi yang terbuka menjadi bukti bahwa kemitraan dengan insan pers memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polsek Lubuk Basung.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, IPTU Yuli Dekri dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Beliau aktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga kalangan pemuda. Pendekatan humanis tersebut menjadi salah satu upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Selain fokus pada penegakan hukum, IPTU Yuli Dekri juga mengedepankan langkah preventif melalui pembinaan dan penyuluhan. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, masyarakat, dan media.

Awak media yang hadir mengapresiasi sambutan hangat dari Kapolsek Lubuk Basung. Mereka menilai hubungan yang baik antara kepolisian dan media akan mempermudah penyampaian informasi yang objektif, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pemberitaan yang konstruktif. Media memiliki peran sebagai penyampai informasi kepada publik, sedangkan Polri berkewajiban memberikan informasi yang benar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

IPTU Yuli Dekri berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Ia menegaskan bahwa Polsek Lubuk Basung selalu terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan yang membangun demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui komunikasi yang baik dengan insan pers, diharapkan berbagai program kepolisian dapat tersampaikan secara luas sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Agam.

Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kemitraan antara Polri dan media merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun pelayanan publik yang profesional, transparan, dan humanis. Dengan semangat kebersamaan, Kapolsek Lubuk Basung IPTU Yuli Dekri, SH., MH. menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta memperkuat kerja sama dengan insan pers sebagai mitra dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.


Red/gagakhitam86.


PASAMAN
BARAT – Semangat kebersamaan, sportivitas, dan gaya hidup sehat begitu terasa dalam pelaksanaan Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run yang digelar Polres Pasaman Barat, Minggu (19/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 1.670 peserta dari berbagai daerah, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang digagas Kepolisian.

Sejak pagi hari, kawasan jalan protokol di Pasaman Barat telah dipadati peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas lari, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam lomba lari sejauh lima kilometer tersebut. Tidak hanya berasal dari Kabupaten Pasaman Barat dan sejumlah daerah di Sumatera Barat, peserta juga datang dari Provinsi Sumatera Utara, Palembang, hingga Lampung.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, olahraga merupakan sarana yang efektif untuk membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Melalui Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run ini kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi dan kedekatan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80," ujar AKBP Agung Tribawanto.

Sepanjang rute perlombaan, suasana penuh semangat tampak menghiasi jalannya kegiatan. Para peserta berlari dengan penuh antusias, sementara masyarakat yang berada di sepanjang lintasan memberikan dukungan dan semangat. Pengamanan yang disiapkan personel Polres Pasaman Barat membuat seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Selain lomba lari, panitia juga menghadirkan hiburan bagi peserta dan masyarakat yang hadir. Berbagai penampilan menarik semakin memeriahkan suasana, disertai pembagian doorprize dengan beragam hadiah yang disambut antusias para peserta. Momen tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang menambah kemeriahan acara.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, relawan, instansi terkait, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terpelihara dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat.

Dalam perlombaan kategori putra, Taufik berhasil meraih Juara I, disusul Farit Erlangga sebagai Juara II dan Asel Ginting di posisi Juara III. Sementara pada kategori putri, Jelita Optiani Laoli tampil sebagai Juara I, diikuti Safa Mahkota Aurelia sebagai Juara II, dan Naylana Humaira sebagai Juara III.

Keberhasilan penyelenggaraan Bhayangkara Run 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga mampu menjadi media pemersatu berbagai elemen masyarakat. Kehadiran peserta dari luar daerah bahkan luar provinsi menunjukkan bahwa event yang digelar Polres Pasaman Barat memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi menjadi agenda olahraga tahunan yang semakin besar.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra yang aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, sehat, dan penuh nilai kebersamaan.

Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat,i memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang senantiasa hadir bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan positif.

Red/Rc


Timpeh
, Juli 2026 – SMA Negeri 1 Timpeh dengan penuh sukacita menyambut kehadiran siswa-siswi baru Kelas X Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Serah Terima Murid Baru yang dilaksanakan di aula utama sekolah. Momen istimewa ini sekaligus diisi dengan kegiatan penguatan peran orang tua melalui sesi ilmu parenting bersama Ustadz Jonika Amdodi, berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.

Kepala SMA Negeri 1 Timpeh, Ibu Lindrawati, S.Pd., M.M., secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh siswa baru beserta orang tua/wali murid yang hadir. Dalam pidatonya, beliau mengajak semua pihak untuk bersinergi mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudi pekerti luhur, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

"Kehadiran adik-adik sekalian di sini adalah awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. SMA Negeri 1 Timpeh adalah rumah kedua bagi kalian semua, tempat di mana potensi kalian akan diasah, karakter dibentuk, dan cita-cita dikejar bersama-sama. Kami sangat berharap dukungan penuh dari Bapak dan Ibu orang tua, karena keberhasilan pendidikan anak tidak bisa berdiri sendiri di sekolah, melainkan harus berjalan beriringan dengan bimbingan dan kasih sayang dari keluarga," tegas Ibu Lindrawati.

Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima secara resmi, di mana para siswa baru diserahkan dari panitia penerimaan peserta didik baru kepada pembinaan pembimbing dan wali kelas masing-masing. Hal ini menandakan dimulainya tanggung jawab bersama antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendidik dan membimbing siswa selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Timpeh.

Setelah prosesi serah terima selesai, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi parenting yang dibawakan secara khusus oleh Ustadz Jonika Amdodi. Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas strategi mendidik remaja di era modern, cara membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak, serta pentingnya peran orang tua sebagai mitra utama sekolah dalam mengawasi perkembangan akademik maupun karakter siswa.

Ustadz Jonika juga menekankan bahwa masa remaja adalah masa emas pembentukan jati diri, sehingga pendampingan yang tepat, penuh pengertian, dan tidak menekan sangat dibutuhkan agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak mulia. Materi yang disampaikan mendapatkan respon sangat antusias dari para orang tua yang hadir, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang terjadi hingga sesi selesai.

Wakil dari orang tua siswa baru menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas inisiatif sekolah menyelenggarakan kegiatan ini. "Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya sesi ini. Sekolah tidak hanya menerima anak kami untuk belajar, tetapi juga melibatkan kami untuk belajar bersama bagaimana cara mendidik yang lebih baik. Ini membuktikan bahwa SMA Negeri 1 Timpeh benar-benar peduli pada pertumbuhan anak secara menyeluruh," ujar salah satu orang tua.

Di akhir kegiatan, seluruh warga sekolah berkomitmen untuk saling mendukung, berkolaborasi, dan membangun kerja sama yang erat demi mencetak generasi unggul. Selamat datang kembali di keluarga besar SMA Negeri 1 Timpeh, semoga kalian semua sukses, berprestasi, dan membawa nama baik sekolah serta bangsa!

 

Rusdi Chandra


Gunung
Talang, 18 Juli 2026 – SMK Negeri 1 Gunung Talang menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Utilisasi Linkungan dan Jejaring Sekolah (SULINGJAR) tahun 2026 sekaligus silaturahmi antara Komite Sekolah dengan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di ruang utama sekolah, Sabtu (18/7). Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat, dengan tujuan mempererat kerja sama seluruh elemen pendukung pendidikan demi mewujudkan mutu pendidikan yang semakin baik bagi peserta didik.

Kepala SMK Negeri 1 Gunung Talang, Ibu Sri Lestari, SPt., M.M. membuka acara dengan menyampaikan harapan besar atas kebersamaan yang terjalin. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kemajuan sekolah tidak bisa diwujudkan secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan penuh dari komite sekolah, guru, staf, serta seluruh warga sekolah.

"Kegiatan ini bukan sekadar penyampaian informasi, melainkan momen untuk menyatukan visi dan misi kita. SULINGJAR 2026 akan menjadi landasan bagi kita untuk mengoptimalkan potensi sekolah, memperluas jejaring kerja sama, dan memanfaatkan sumber daya yang ada demi kesejahteraan dan kesuksesan siswa. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, dan kebersamaan sebagai kunci untuk membawa SMKN 1 Gunung Talang menjadi sekolah yang semakin unggul dan dicintai masyarakat," ujar Ibu Sri Lestari dengan penuh semangat.

Dalam sesi sosialisasi, pemateri menjelaskan secara rinci mengenai arah kebijakan, program kerja, serta langkah-langkah pelaksanaan SULINGJAR tahun 2026. Peserta mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai peran masing-masing pihak dalam mendukung program tersebut, mulai dari pengelolaan fasilitas, pengembangan kompetensi guru, hingga peningkatan keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam kegiatan sekolah.

Suasana silaturahmi terlihat sangat akrab, di mana para anggota komite, guru, dan staf saling bertukar pikiran, menyampaikan masukan, serta harapan demi kemajuan bersama. Banyak ide kreatif dan solusi praktis yang muncul dari diskusi tersebut, yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun rencana kerja sekolah ke depannya.

Perwakilan Komite Sekolah juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Mereka berjanji akan terus berperan aktif sebagai mitra strategis sekolah, membantu mengawasi, mendukung, dan memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan demi tercapainya tujuan pendidikan di SMKN 1 Gunung Talang.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar kerja sama yang telah terjalin semakin erat, saling melengkapi, dan membawa dampak positif yang nyata bagi perkembangan karakter, prestasi, serta kesiapan siswa menghadapi tantangan masa depan. Seluruh elemen yang hadir sepakat untuk bergerak bersama, berkolaborasi tanpa batas, demi kebaikan dan kemajuan pendidikan di SMK Negeri 1 Gunung Talang yang kita cintai.


Rusdi Chandra

 

 

 



GUNUNG
TALANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Gunung Talang resmi berakhir dengan kegiatan penutupan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat, pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Gunung Talang, Ibu Sri Lestari, S.Pt, MM, di halaman utama sekolah yang dihadiri oleh seluruh peserta didik baru, guru, serta staf tata usaha sekolah.

Dalam sambutannya, Ibu Sri Lestari menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti serangkaian kegiatan MPLS dengan penuh kedisiplinan, antusiasme, dan semangat pantang menyerah selama beberapa hari terakhir. “Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas penyambutan, melainkan langkah awal yang sangat berharga untuk kalian mengenal identitas, budaya, dan aturan yang berlaku di SMKN 1 Gunung Talang. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa nama baik sekolah ini, mulai dari perilaku sehari-hari hingga prestasi yang akan kalian raih nanti,” ujar beliau.

Kepala Sekolah juga mengingatkan kepada seluruh siswa baru untuk senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, serta almamater tercinta. Ia berharap peserta didik baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, saling menghargai sesama teman, dan memanfaatkan setiap kesempatan pembelajaran untuk mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun keterampilan kejuruan yang menjadi fokus utama sekolah ini.

Selain seremoni penutupan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi penting dari Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DAMKAR) Kabupaten Solok. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis bencana yang potensial terjadi di wilayah sekitar, langkah-langkah cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat, serta cara penggunaan alat pemadam kebakaran sederhana.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pihak sekolah dalam mengintegrasikan pengetahuan kebencanaan ke dalam tahap awal pembelajaran. Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual dan terampil di bidang kejuruan, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi, kesiapan fisik, serta mental yang tangguh dalam menghadapi risiko bencana.

“Kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan pemahaman yang baik tentang cara menghadapi bencana, diharapkan siswa dapat melindungi diri sendiri, membantu orang lain, dan menjadi agen penyebar informasi keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tambah Ibu Sri Lestari.

Dengan berakhirnya kegiatan MPLS ini, seluruh peserta didik baru SMKN 1 Gunung Talang resmi menyatakan kesiapan untuk memulai proses pembelajaran yang sesungguhnya. Pihak sekolah berharap kegiatan ini menjadi fondasi yang kokoh bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berilmu, terampil, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Rusdi Chandra.

 

 

 


 


Tag Terpopuler

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.