Latest Post


PESISIR
SELATAN – Kabar membanggakan kembali hadir dari SMA Negeri 1 Pancung Soal! Siswi bernama Fathiyyah Meidira berhasil mengukir prestasi luarbol biasa dengan meraih peringkat Juara 2 dalam ajang Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi, dedikasi, dan karakter unggul yang dimiliki peserta didik di bawah naungan sekolah tersebut, serta mengharumkan nama daerah di bidang keselamatan jalan raya.

Kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan bimbingan intensif dari pihak sekolah. Dalam perjalanannya meraih prestasi, Fathiyyah Meidira didampingi oleh guru pembimbing yang berdedikasi, Violla Dwicha Asda, M.Pd.Gr., serta mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh langsung dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pancung Soal, Delmayani, S.Pd., M.Pd. Pesan dan semangat yang senantiasa digaungkan sekolah: “Disiplin Berlalu Lintas, Cermin Keselamatan Bersama”, tampaknya telah melekat kuat dan terwujud nyata dalam diri siswi berprestasi ini.

Ajang Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi, menjadi teladan, serta aktif menyebarluaskan budaya tertib dan aman di jalan raya. Melalui persaingan yang ketat, Fathiyyah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sehingga berhasil mengungguli banyak peserta lain dan membawa pulang penghargaan bergengsi lengkap dengan hadiah senilai Rp2.500.000,- sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pancung Soal menyambut gembira keberhasilan ini, sementara ucapan syukur dan bangga juga tercurah dalam pesan resmi sekolah yang dirilis pada 14 September 2026: “Alhamdulillah, selamat buat Ananda Fathiyyah dan guru pendamping. Semangat yang guru biasa. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga dan semakin memotivasi untuk terus berprestasi serta mengharumkan nama SMA Negeri 1 Pancung Soal.”

Prestasi ini sekaligus menegaskan keberhasilan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai utama: Tertib Berlalu Lintas, Menjadi Pelopor Keselamatan, Menuju Masa Depan Gemilang, serta Berprestasi untuk Menjadi Kebanggaan Negeri. Harapan besar terus tertuju pada Fathiyyah Meidira agar senantiasa dapat terus berprestasi, menjadi teladan bagi teman-temannya, dan benar-benar mewujudkan semangat: “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas” di tengah masyarakat luas.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan seluruh warga SMA Negeri 1 Pancung Soal dan Kabupaten Pesisir Selatan, membuktikan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran keselamatan dapat berjalan beriringan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi orang banyak. Semoga kesuksesan ini menjadi awal langkah lebih jauh, serta mampu menginspirasi ribuan siswa lain untuk turut mencintai ketertiban dan mengutamakan keselamatan di setiap perjalanan hidup mereka.


Rusdi Chandra


Padang
, INFO_PAS— Dalam upaya memperkuat pembinaan kemandirian dan membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan kewirausahaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, bersama Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) dan jajaran mengunjungi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat pada Senin (14/9).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengajukan permohonan bantuan fasilitas ayam petelur sebagai salah satu upaya pengembangan program pembinaan kemandirian bagi WBP di Lapas Perempuan Padang.

Dalam pertemuan tersebut, Kalapas Perempuan Padang menyampaikan maksud dan tujuan pengajuan bantuan fasilitas ayam petelur yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan peternakan di lingkungan Lapas. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik sekaligus membekali WBP dengan keahlian di bidang wirausaha peternakan yang terampil, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan peternakan ayam petelur, WBP diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam pemeliharaan ternak, tetapi juga memahami pengelolaan usaha, perawatan ayam, manajemen produksi, hingga pemasaran hasil peternakan. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi WBP untuk meningkatkan kemandirian dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Selain mendukung pembinaan kemandirian, program peternakan ayam petelur ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan pasokan pangan berbasis protein hewani. Hasil produksi telur nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif di Lapas Perempuan Padang.

Kepala Lapas Perempuan Padang, Susi Andriany Pohan, menegaskan bahwa pengembangan kegiatan kerja bagi WBP merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, produktivitas, dan kesiapan reintegrasi sosial.

“Kami berharap melalui dukungan fasilitas ayam petelur ini, WBP dapat memperoleh keterampilan wirausaha peternakan yang bermanfaat, sehingga mampu menjadi individu yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pembinaan kemandirian melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Pengajuan bantuan fasilitas ayam petelur ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan program peternakan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan WBP.


Tim/Red


SOLOK
SELATAN — Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Solok Selatan, Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., memimpin pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh personel Polres Solok Selatan beserta jajaran Polsek, Senin (14/9/2026).

Kegiatan apel pagi tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Solok Selatan. Apel menjadi salah satu sarana penting bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan, melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Dalam arahannya, Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin, integritas serta nama baik institusi Polri. Setiap anggota diminta untuk memahami bahwa sikap dan perilaku personel, baik ketika melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, turut menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Waka Polres mengingatkan agar seluruh anggota tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan kedinasan, tetapi juga merupakan bagian dari sikap profesional dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Kita sebagai anggota Polri harus mampu menjaga nama baik institusi dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegas Kompol Idris Bakara dalam arahannya.

Penekanan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan kepada seluruh personel agar selalu berhati-hati dalam bersikap, bertindak dan mengambil keputusan. Setiap anggota diharapkan mampu menjaga marwah institusi dengan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai disiplin, etika dan profesionalisme Polri.

Selain persoalan kedisiplinan, Kompol Idris Bakara juga menaruh perhatian terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan mengedepankan sikap humanis, sopan, santun dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, keberadaan Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan secara maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis dan profesional. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Waka Polres.

Arahan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas kepolisian memiliki tanggung jawab yang besar. Setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus dilakukan dengan penuh ketulusan dan tidak membeda-bedakan, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.

Kompol Idris Bakara juga mengingatkan personel untuk senantiasa menjaga perilaku dan menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng citra institusi. Menurutnya, satu bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada institusi secara keseluruhan.

Karena itu, seluruh personel Polres Solok Selatan dan jajaran Polsek diminta untuk memperkuat pengawasan terhadap diri sendiri, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diarahkan terhadap pentingnya kepedulian personel dan masyarakat dalam mencegah aktivitas pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Upaya pencegahan terhadap pembakaran lahan dinilai membutuhkan kepedulian bersama. Personel Polri diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan dari pembakaran lahan, sekaligus mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Waka Polres Solok Selatan menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan edukasi. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kompol Idris Bakara juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas. Setiap personel diharapkan mampu bekerja secara profesional, tidak mudah mengabaikan aturan dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

Apel pagi tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polres Solok Selatan untuk kembali memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepolisian yang berkualitas. Disiplin personel, integritas, profesionalisme serta pelayanan yang humanis menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan arahan tersebut, Waka Polres Solok Selatan Kompol Idris Bakara, S.I.K., M.H., berharap seluruh personel mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan disiplin dan integritas sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri berarti harus siap memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat. Karena itu, setiap anggota dituntut mampu menjaga ucapan, sikap dan tindakan agar senantiasa mencerminkan sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Melalui pelaksanaan apel pagi secara rutin, pimpinan Polres Solok Selatan terus melakukan penguatan internal terhadap personel, baik terkait kesiapsiagaan, kedisiplinan maupun pelaksanaan tugas di lapangan.

Kompol Idris Bakara menegaskan bahwa seluruh personel harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga nama baik Polres Solok Selatan dan institusi Polri, menghindari setiap bentuk pelanggaran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hindari pelanggaran, jaga disiplin, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” menjadi penekanan penting dalam arahan Waka Polres Solok Selatan tersebut.

Dengan semangat Polri untuk Masyarakat, jajaran Polres Solok Selatan diharapkan terus hadir memberikan rasa aman, nyaman dan kepastian pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis dan berintegritas.


Tim/Red


PASAMAN
— Semangat kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di lingkungan Polres Pasaman, Sumatera Barat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni olahraga bersama yang digelar di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Pasaman, Lubuk Sikaping, Kamis (11/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Bhayangkari Pasaman tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kekompakan keluarga besar Polri.

Di bawah jajaran Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kebersamaan di lingkungan Polres Pasaman terus menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara personel Polri, Bhayangkari dan keluarga besar kepolisian.

Olahraga bersama dalam rangka HKGB ke-74 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran tubuh. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun keakraban serta menumbuhkan rasa persaudaraan di antara keluarga besar Polres Pasaman.

Suasana olahraga bersama juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melepas sejenak rutinitas dan berbagai kesibukan. Dengan suasana yang lebih santai, hubungan kekeluargaan dapat semakin terjalin sehingga tercipta lingkungan organisasi yang solid dan harmonis.

AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. sebagai Kapolres Pasaman terus mendorong pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar Polres Pasaman. Sinergi antara personel Polri dan Bhayangkari menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menjaga keharmonisan keluarga.

Momentum HKGB ke-74 Tahun 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali peran Bhayangkari dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada keluarga Polri. Dukungan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan anggota Polri dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui olahraga bersama, nilai-nilai tersebut kembali diperkuat. Kegiatan yang terlihat sederhana ini membawa pesan penting mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus membangun kebersamaan.

Bagi keluarga besar Polri, kesehatan merupakan salah satu modal utama untuk menjalankan berbagai aktivitas. Karena itu, kegiatan olahraga bersama diharapkan dapat mendorong kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpersonel dan keluarga. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dalam berbagai kegiatan Bhayangkari maupun kegiatan sosial lainnya.

Peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Bhayangkari Pasaman untuk terus meningkatkan kekompakan dan kontribusi positif. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

Dengan dukungan jajaran Polres Pasaman di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., semangat kebersamaan diharapkan semakin kuat. Hubungan yang harmonis antara Polri dan Bhayangkari menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kerja dan kehidupan keluarga yang saling mendukung.

Olahraga bersama di Lapangan Apel Sanika Satyawada akhirnya bukan sekadar aktivitas fisik. Kegiatan ini menjadi simbol kekompakan, silaturahmi dan semangat bergerak bersama dalam memperingati perjalanan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.

Semangat HKGB ke-74 di Pasaman diharapkan terus bergema melalui kegiatan-kegiatan positif lainnya. Dengan tubuh yang sehat, hubungan yang semakin erat dan organisasi yang solid, keluarga besar Polres Pasaman diharapkan mampu terus memberikan energi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pengabdian kepada masyarakat.


Tim/Red




ENAM
LINGKUNG – Menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan keunggulan karakter yang tidak tergantikan oleh teknologi. Hal itulah yang menjadi fokus utama SMAN 1 2×11 Enam Lingkung menggelar kegiatan Pelatihan Motivasi Prestasi Kelas 12, bekerja sama dengan BARKA Training & Consulting. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kehangatan, dihadiri oleh seluruh siswa kelas 12 beserta unsur pimpinan sekolah, Komite Sekolah, serta para orang tua/wali murid.

Kepala Sekolah SMAN 1 2×11 Enam Lingkung, Ibu Zubaidah, SPd., dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya pembekalan motivasi dan keterampilan hidup bagi para siswa yang sedang berada di tahap akhir pendidikan di tingkat menengah. "Kami ingin anak-anak kami siap menghadapi tantangan masa depan, percaya diri, dan memiliki keunggulan yang membedakannya. Dukungan dari seluruh pihak, terlebih lagi kehadiran para orang tua, adalah bukti sinergi yang kuat untuk kesuksesan pendidikan putra-putri kita," ujar Ibu Zubaidah.

Dalam kegiatan yang dikemas secara menarik ini, BARKA Training & Consulting mengajak seluruh siswa untuk mendalami tiga keterampilan utama yang menjadi keunggulan khas manusia dibandingkan dengan Kecerdasan Buatan (AI). Di tengah gempuran perkembangan teknologi yang pesat, kemampuan seperti empati, kreativitas mendalam, kecerdasan emosional, dan nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama yang tidak dapat digantikan. Suasana semakin hidup dan penuh energi saat kegiatan diisi dengan Senam Pintar yang menyegarkan raga, serta sesi Soul Motivation yang menyentuh hati dan membangkitkan semangat juang.

Kehadiran para orang tua dan anggota keluarga menjadi warna serta dukungan moral yang besar bagi para siswa. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukanlah beban sekolah semata, melainkan hasil kerja sama yang erat antara sekolah, masyarakat, dan keluarga. Sinergi ini menjadi pondasi yang kokoh agar siswa dapat melangkah dengan mantap menuju masa depan yang cerah.

Berbagai ilmu, pengalaman berharga, dan dorongan semangat yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, melainkan bekal yang kokoh bagi para siswa untuk melangkah lebih percaya diri. Dalam menghadapi ujian, penentuan masa depan, dan meraih cita-cita yang diimpikan, mental yang kuat menjadi kunci utama.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak mendoakan agar cita-cita setiap siswa dapat terwujud dengan baik. Lebih dari itu, diharapkan para siswa dapat tumbuh berkembang menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, namun juga memiliki kepribadian yang Taat, Kuat, Hebat, dan Bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, nusa, serta bangsa.

Kegiatan ditutup dengan suasana penuh haru dan semangat baru, serta pemberian kenang-kenangan dan materi pendukung sebagai bekal tambahan bagi para siswa dan pengurus OSIS, yang menandai keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang penuh makna ini.


Rusdi Chandra.


DHARMASRAYA
— Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya menunjukkan kepedulian dan kehadirannya di tengah masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kondisi kekeringan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, di sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya yang masyarakatnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Adapun sejumlah wilayah yang menjadi sasaran penyaluran bantuan meliputi Jorong Ranah Tibaru, Nagari Empat Koto Pulau Punjung, masyarakat Nagari Sialang, serta masyarakat Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.P., M.A.P. Kehadiran langsung Kapolres dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Dharmasraya untuk memastikan pelayanan kepolisian tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat dalam situasi tertentu.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Dharmasraya didampingi Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Risky Cholid, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya Rifka Kartyana, para PJU Polres Dharmasraya, Kapolsek Pulau Punjung Iptu Muhammad Isa, S.H., serta personel Polres dan Polsek Pulau Punjung.

Penyaluran air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kekeringan dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti air untuk konsumsi, memasak, kebersihan, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polres Dharmasraya berupaya hadir secara langsung untuk membantu meringankan beban masyarakat. Bantuan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial yang sedang dihadapi warga.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyaso Wardoyo Putro, S.I.P., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran air bersih merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan akibat dampak kekeringan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Dharmasraya.

Menurutnya, keberadaan personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana kepolisian dapat memberikan pelayanan dan bantuan ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.

Kegiatan sosial tersebut juga mencerminkan pentingnya membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, jajaran Polres Dharmasraya dapat melihat kondisi warga sekaligus memberikan bantuan yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Penyaluran air bersih tersebut berlangsung dengan melibatkan personel Polres Dharmasraya dan Polsek Pulau Punjung. Kehadiran unsur pimpinan bersama personel di lapangan juga menunjukkan adanya kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kapolres Dharmasraya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperhatikan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat, terutama ketika terjadi perubahan kondisi yang menyebabkan ketersediaan air bersih menjadi terbatas.

Polres Dharmasraya berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat serta berbagai pihak dalam menghadapi persoalan sosial dan lingkungan yang terjadi di wilayah hukum Polres Dharmasraya.

Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kondisi kekeringan, kehadiran bantuan air bersih tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Dharmasraya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan adanya penyaluran bantuan air bersih tersebut, Polres Dharmasraya berharap kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan dapat sedikit terbantu. Jajaran kepolisian juga akan terus mengedepankan kepedulian sosial sebagai bagian dari pelaksanaan tugas untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Tim/Red


Padang
, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang melaksanakan panen perdana kangkung hidroponik sebagai bentuk pengembangan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena merupakan panen hidroponik pertama setelah dilaksanakannya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Perempuan Padang dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.

Kegiatan panen berlangsung di area hidroponik Lapas Perempuan Padang dengan penuh semangat. Tanaman kangkung yang sebelumnya dirawat melalui proses budidaya hidroponik akhirnya siap dipanen dan dimanfaatkan, menjadi bukti nyata dari upaya Lapas Perempuan Padang dalam mengembangkan keterampilan produktif serta mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kerja sama dengan BPVP Padang, Lapas Perempuan Padang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian dan budidaya tanaman hidroponik. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktik kepada warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif bagi mereka.

Hasil panen kangkung hidroponik perdana ini selanjutnya dijual kepada pegawai Lapas Perempuan Padang dan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas Perempuan Padang. Pemanfaatan hasil panen tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus mengoptimalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga budidaya hidroponik di Lapas Perempuan Padang mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan, pegawai, maupun lingkungan Lapas secara keseluruhan.

Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan dalam mewujudkan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali ke masyarakat.


PESISIR
SELATAN, ---Ratusan pelajar SMA 1 Bayang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, terhenyak ketika mendengar pernyataan Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, yang menyebut Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah yang rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pernyataan itu disampaikan Firman Sikumbang saat memberikan edukasi bahaya narkotika dan penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada para pelajar SMA 1 Bayang, Jumat 11 September 2026

Di hadapan para pelajar, Firman Sikumbang mengingatkan bahwa persoalan narkotika bukan lagi ancaman yang jauh dari kehidupan masyarakat. Bahkan, menurutnya, keberadaan narkotika di tengah masyarakat Pesisir Selatan sudah menjadi persoalan serius yang harus di hadapi secara bersama-sama

Yang membuat para pelajar terdiam adalah ketika Firman mengaitkan ancaman narkotika dengan jati diri masyarakat Pesisir Selatan yang dikenal kuat memegang adat dan agama

“Pesisir Selatan merupakan daerah yang memegang teguh falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Adat dan agama seharusnya menjadi benteng kehidupan masyarakat. Namun ketika narkotika masuk dan merusak generasi muda, kita harus bertanya, di mana kekuatan benteng itu?” ujar Firman

Menurut Firman, kuatnya adat dan agama tidak boleh berhenti sebagai slogan. Nilai-nilai tersebut harus di wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentengi generasi muda

“Narkotika tidak hanya merusak tubuh. Lebih jauh, narkotika dapat merusak masa depan, menghancurkan keluarga dan menggerus karakter generasi muda. Karena itu, perang terhadap narkotika harus di mulai dari kesadaran kita sendiri,” tegasnya

Pernyataan Firman ternyata tidak membuat para pelajar takut. Sebaliknya, hal itu justru memantik semangat mereka untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan pencegahan narkotika

Puluhan pelajar SMA 1 Bayang menyatakan kesediaannya bergabung dengan Satgas LAN Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka ingin menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga sekolah, keluarga dan lingkungan mereka dari ancaman narkotika.

Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas, yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, menyambut baik keterlibatan para pelajar tersebut.

Menurut Marwan, keterlibatan generasi muda merupakan kekuatan penting dalam membangun gerakan P4GN di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Anak-anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari gerakan menyelamatkan daerah ini. Kalau pelajar sudah berani mengatakan tidak terhadap narkotika dan mau menjadi bagian dari Satgas LAN, itu adalah modal besar bagi kita,” ujar Marwan.

Ia menegaskan, pemberantasan narkotika tidak mungkin hanya di bebankan kepada aparat penegak hukum. Peran sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat sangat menentukan.

“LAN Kabupaten Pesisir Selatan akan terus bergerak masuk ke sekolah-sekolah, nagari dan lingkungan masyarakat. Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa narkotika adalah musuh kita bersama,” katanya.

Marwan juga mengapresiasi keberanian para pelajar SMA 1 Bayang yang memilih untuk terlibat dalam gerakan P4GN.

“Jangan tunggu menjadi korban baru kita bergerak. Lebih baik kita mencegah sejak sekarang. Pelajar adalah generasi penerus Pesisir Selatan. Mereka harus kita jaga dan kita selamatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA 1 Bayang, Resnawita, S.Ag, M.Pd, mengapresiasi kegiatan edukasi dan penguatan P4GN yang di lakukan LAN Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting karena memberikan pemahaman langsung kepada pelajar mengenai bahaya narkotika sekaligus membangun keberanian siswa untuk mengatakan tidak terhadap narkotika.

Ia berharap kerja sama antara pihak sekolah dan LAN dapat terus di tingkatkan. Edukasi tentang bahaya narkotika, katanya, tidak boleh berhenti dalam satu kegiatan, tetapi harus menjadi gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Keterlibatan puluhan pelajar SMA 1 Bayang dalam Satgas LAN Kabupaten Pesisir Selatan menjadi catatan penting. Pesan yang di sampaikan Firman Sikumbang tidak berhenti di ruang sosialisasi.

Dari sekolah muncul keberanian. Dari generasi muda tumbuh perlawanan.

Sebab, menyelamatkan Pesisir Selatan dari ancaman narkotika bukan hanya tugas aparat. Ini adalah tanggung jawab bersama, untuk menjaga adat, agama, keluarga dan masa depan generasi muda Ranah Pasisia, tukasnya

 (MA)


pasamanbarat.sumbar.polri.go.id
– Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan aksi bagi-bagi masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (11/9/2026) ini sekaligus menjadi upaya aparat Kepolisian untuk mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara.

Pembagian masker dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H., yang turun ke jalan didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan personel Kepolisian. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, terutama para pengguna jalan di beberapa titik strategis, seperti Bundaran Simpang Empat, areal perkantoran Jalur 32, serta di depan Mako Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat menjelaskan bahwa aksi ini murni sebagai bentuk kepedulian institusi Polri terhadap kesehatan masyarakat di tengah gempungan kabut asap.

“Pembagian masker ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker sebagai perlindungan dari dampak asap yang membahayakan kesehatan,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Imbauan ini terutama ditujukan bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan akibat paparan polusi.

Selain menjaga kesehatan, AKBP Agung secara tegas mengingatkan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah meluasnya Karhutla. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika menemukan titik api.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas semata. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan melalui Call Center 110 atau kantor Kepolisian terdekat apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan,” paparnya.

Lebih lanjut, Kapolres telah menginstruksikan jajaran personel Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke Nagari -nagari memberikan penyuluhan terkait bahaya kebakaran lahan serta edukasi larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Petugas juga diminta untuk menyosialisasikan sanksi hukum yang tegas bagi para pelanggarnya.

“Personel kami juga menjelaskan ancaman hukuman kepada masyarakat yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pasal 78 ayat (3) Jo ayat (4) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kapolres.

Langkah pencegahan dan peningkatan kewaspadaan ini dinilai sangat krusial, mengingat kabut asap Karhutla tidak hanya melumpuhkan jarak pandang dan aktivitas warga, tetapi juga membawa ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Ke depannya, Polres Pasaman Barat berkomitmen akan terus menyiagakan personel untuk mengingatkan warga menjaga kesehatan selama kabut asap masih melanda, serta meminta masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang terkait situasi Karhutla di wilayah Pasaman Barat.

 (HumasResPasbar)


PADANG
– SMK Negeri 9 Padang mencatatkan dua capaian penting sekaligus untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan tenaga kerja lulusannya. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Dr. Syamsul Mardan, S.Pd., M.M., sekolah ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala BP3MI Sumatera Barat sekaligus kembali dipercaya menjadi lokasi penempatan penutur asli bahasa Jepang melalui program bergengsi pemerintah Jepang.

Kegiatan berlangsung penuh makna ini diawali dengan penandatanganan kerja sama bersama Kepala BP3MI Sumatera Barat, Bapak Jupriadi, S.Sos., M.M. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kemajuan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan siap ditempatkan di luar negeri. Penandatanganan dokumen dilakukan secara resmi di ruang pertemuan SMKN 9 Padang, Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Kamis, 10 September 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Syamsul Mardan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan BP3MI Sumatera Barat. "Kerja sama ini adalah langkah nyata kami untuk membuka jalan bagi para siswa meraih masa depan yang lebih luas. Kami ingin memastikan lulusan kami tidak hanya terampil secara teknis, namun juga memiliki standar kompetensi yang diakui secara internasional agar mampu bersaing di mana pun mereka berada," ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang harinya dengan penerimaan guru penutur asli bahasa Jepang, Yui Sensei. Kehadiran beliau merupakan bagian dari Program NIHONGO Partners, sebuah program unggulan yang digagas oleh Pemerintah Jepang melalui The Japan Foundation. Program ini secara khusus mengirimkan penutur asli bahasa Jepang ke sekolah-sekolah di wilayah Asia, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa serta pemahaman budaya.

Kepala Sekolah mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena untuk tahun ini secara berturut-turut SMKN 9 Padang kembali dipercaya sebagai penerima program tersebut. "Alhamdulillah, kepercayaan ini menjadi bukti bahwa nama dan kualitas SMKN 9 Padang semakin diakui, tidak hanya di lingkungan lokal, namun juga di kancah internasional. Kehadiran penutur asli akan memberikan suasana belajar yang nyata, memperkaya wawasan budaya siswa, serta melatih kemampuan komunikasi mereka secara langsung," tambah Dr. Syamsul Mardan.

Kedua capaian strategis ini saling melengkapi persiapan siswa menuju karier profesional. Penguasaan bahasa asing yang lebih baik dan jaringan kerja sama penempatan tenaga kerja ke luar negeri akan menjadi nilai tambah yang besar bagi siswa SMKN 9 Padang. Langkah ini juga sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global.

Suasana penandatanganan berlangsung khidmat namun akrab, terlihat dari kedua belah pihak yang berdiskusi saksama sebelum menandatangani dokumen perjanjian. Kegiatan ini turut menyisakan harapan besar bahwa kemitraan yang terjalin akan terus berlanjut dan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan di Sumatera Barat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, terampil, dan berwawasan luas.


Tim/Red

 

 

 



PADANG
, --Kabar duka menyelimuti Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Sumbar, Kombes Pol Ahmad Basahil, S.I.K., M.H., CPHR., meninggal dunia pada Jumat, 11 September 2026 pukul 00.05 WIB.Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 tersebut mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Sumatera Barat.

Rencana Pemakaman di Palembang

Menurut informasi dari pihak kerabat, jenazah almarhum rencananya akan diterbangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. Prosesi pemakaman diprediksi akan dilakukan secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian panjang almarhum di institusi Polri.

Duka Mendalam Leting Akpol 1996 (Wira Satya)

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam, khususnya bagi rekan satu angkatannya. Perwakilan alumni Akpol 1996 yang juga sesama Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Karorena Polda Sumbar Kombes Pol Deni Yuhasdi, S.H., S.I.K., menyampaikan rasa kehilangan yang teramat sangat atas berpulangnya sang sahabat. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan sahabat terbaikku, Kombes Pol Ahmad Basahil. Dedikasi, integritas, dan kebaikanmu selama bertugas serta kebersamaan kita sebagai keluarga besar Wira Satya 96 akan selalu kami kenang. Semoga Husnul Khotimah, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta keikhlasan. Perjuanganmu telah usai, tunai sudah tugasmu untuk bangsa dan institusi," ujar Kombes Pol Deni Yuhasdi di Padang, Jumat (11/9/2026)

Seluruh keluarga besar Polda Sumatera Barat turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, dan diterima seluruh amal ibadahnya.

Selamat jalan, Kombes Pol Ahmad Basahil. Terima kasih atas segala pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.


PASAMAN
, KJL — Komitmen Polres Pasaman dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi. Klinik Polres Pasaman memperoleh penghargaan dari BPJS atas kepatuhan dalam memberikan pelayanan.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya jajaran Polres Pasaman dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan melalui Klinik Polres Pasaman.

Momentum pemberian penghargaan tersebut terlihat dalam unggahan resmi Humas Polres Pasaman, Rabu, 9 September 2026. Dalam foto tersebut, Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., bersama perwakilan jajaran Polres Pasaman memperlihatkan piagam penghargaan yang diterima Klinik Polres Pasaman.

Penghargaan dari BPJS tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi jajaran Polres Pasaman dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan.

Keberadaan Klinik Polres tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang semakin mudah, tertib dan berkualitas.

Dalam sistem pelayanan kesehatan Polri, klinik di tingkat Polres merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama atau dasar. Karena itu, kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap ketentuan, serta kemudahan akses menjadi bagian penting yang harus terus dijaga. �

Pusdokkes Polri

Bukti Komitmen Polres Pasaman

Penghargaan yang diberikan BPJS tersebut dapat menjadi motivasi bagi jajaran Polres Pasaman untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pelayanan yang telah berjalan.

Di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., pelayanan publik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, keberhasilan Klinik Polres Pasaman memperoleh penghargaan kepatuhan pelayanan menjadi dorongan untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

Tidak hanya dari sisi pelayanan medis, kepatuhan terhadap prosedur dan mekanisme pelayanan juga menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat maupun peserta BPJS memperoleh layanan sebagaimana mestinya.

Penghargaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan di lingkungan Polres Pasaman tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan kemanusiaan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Pelayanan Kesehatan Harus Terus Ditingkatkan

Capaian Klinik Polres Pasaman ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan semata. Sebaliknya, penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan kualitas pelayanan dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

Pelayanan yang baik harus mampu memberikan rasa nyaman, mudah diakses, transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Klinik Polres Pasaman juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan personel Kepolisian beserta keluarga, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya apresiasi dari BPJS, kualitas pelayanan Klinik Polres Pasaman diharapkan semakin konsisten dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan secara profesional.

Penghargaan Jadi Motivasi

Bagi Polres Pasaman, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik.

Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. juga menjadi sosok yang ditonjolkan dalam capaian tersebut, sebagai bagian dari komitmen pimpinan dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Polres Pasaman.

Pelayanan publik yang berkualitas pada akhirnya tidak hanya diukur dari keberhasilan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat dan kemudahan ketika mendapatkan pelayanan.

Karena itu, apresiasi BPJS terhadap kepatuhan pelayanan Klinik Polres Pasaman menjadi momentum penting untuk terus memperkuat budaya pelayanan yang profesional, humanis dan bertanggung jawab.

Penghargaan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel yang bertugas di Klinik Polres Pasaman agar tetap memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan ketelitian, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap standar pelayanan.

Ke depan, keberadaan Klinik Polres Pasaman diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan, baik bagi internal Polri maupun masyarakat sesuai dengan fungsi dan kewenangannya.

Dengan diraihnya penghargaan dari BPJS ini, Polres Pasaman menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan bukan hanya menjadi slogan, tetapi terus diwujudkan melalui kerja dan kepatuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran Polres Pasaman di bawah kepemimpinan AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K. untuk terus memperkuat pelayanan publik di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan melalui Klinik Polres Pasaman.

**(KJL)**

Tag Terpopuler

Author Name


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.